Ceritanya Jaw, The Amazing of UAS (Part 1) - Ulasan Pena

Friday, January 5, 2018

Ceritanya Jaw, The Amazing of UAS (Part 1)

Ceritanya Jaw, The Amazing of UAS
Part 1

Assalamua’alaikum balik lagi nih, gue mau bercerita tentang “The Amazing of UAS (part 1)”.

Disuatu pagi yang cerah suara burung masih terdengar merdu di balik jendela kosan, udara yang sejuk seakan-akan merubah suasana pagi hari kali ini, terlihat di luar sana dibalik sebuah jendela yang kecil, sang matahari menyambut pagi ku yang manis ini, The end.

Berasa seperti novel dah jadinya ya!

Anyway, perjuangan mahasiswa tigkat akhir seperti gue ini disibukkan dengan yang namanya laporan, projek akhir semester dan menjalani serangkaian tes atau ujian akademik, seperti Ujian Akhis Semester, Ujian Pembekalan, dan final test sebelum diperbolehkannnya untuk melakukan Praktek Kerja Lapang (PKL) adalah Ujian Kompetensi, balik lagi pada ujian yang harus gue lewati pertama kali ini, yupp! Ujian nya adalah Ujian Akhir Semester (UAS) yang mana terdapat ujian teori dan ujian praktikum atau responsi, nah UAS pada semester 5 ini menandakan UAS terakhir gue selama mengenyam pendidikan di Program Diploma Institut Pertanian Bogor.

Lanjut ke hari pertama UAS yang jatuh pada tanggal 2 Januari 2018, Oh My God, Oh My Goodness...kesel banget kan tahun baru baru lewat satu hari keesokan harinya gue harus berjuang menghadapi UAS, dan gue yakin kalau UAS kali ini adalah cara kami untuk menyambut datang nya tahun baru Masehi 2018. #Boom kalo kata anak youchoob mah #Boom

Hari Pertama UAS

Hari pertama UAS gue disambut dengan matakuliah Tekik Multimedia. Kok bisa sih mahasiswa Jurusan atau Program Keahlian (PK) Manajemen Informatika ada matakuliah Teknik Multimedia? Bukannya teknik multimedia itu matakuliah wajib untuk program keahlian seperti Komunikasi atau PK multimedia itu sendiri.

By the way, awalnya gue juga bertanya dengan hal yang sama, dan pertanyaan yang baru saja itu sudah terjawab oleh sebuah paparan dosen akademik maupun dosen pembimbing pada saat pertama kali gue menjadi mahasiswa di Diploma IPB. Nah karena paparan dosen tersebut, mahasiswa PK Manajemen Informatika (INF) dihadapkan pada tiga pilihan peminataan, salah satunya peminatan bidang Multimedia.

“Kalau aku sih lebih minat minang kamu, dari pada minang kabau”.  *Krikkk....Kriikkk....Kriyukkk*

Balik lagi, UAS pada matakuliah multimedia ini terdapa sebuah tantangan ata challenge yang dibuat oleh dosen bersangkutan, jadi menrut gue itu lebih tepat nya ada sebuah projek yang harus dilewati mahasiswa, yang mana pada projek akhir semester itu semua hasil projek dikupulkan jadi satu dan dipertontonkan secara bersama di dalam sebuah gedung, dan dari hasil pertemuan nonton bareng, jadi untuk projek nya itu sendiri membuat sebuah video event sesuai dengan tema yang telah di susun oleh tim dosen, dan dari pembagian tema itu, gue dan kelompok gue (Gulajawa.Corp) memilih tema video event “Graduation”. Singkat cerita tim gue kalah jumlah vote dari kelompok kelas sebelah yaitu kelompok Vanguard, dan secara otomatis gue dan kelompok gue gagal untuk mendapatkan predikat bebas UAS Tekmik Multimedia.

https://www.youtube.com/watch?v=JFg_RPjV4yA
Bisa di cek pada link video event nya nih

Hari kedua UAS

Hari kedua UAS gue selanjutnya di hari jum’at pada tanggal 5 Januari 2018 dalam mata kuliah Sistem Informasi Pemerintahan (SIP), sesuai dengan singkatannya, UAS kedua ini SIP banget werr kewerr kewerr, objek atau kata kunci materi nya itu seputar materi periklanan, marketing management dan mind mapping, dan UAS kali ini alhamdulillah berjalan dengan lancar. Alhamdulillahirabbil alamiin.

https://www.youtube.com/watch?v=ebQ4JuP8Gdc
Poster ILM pada media cetak dari kelompok 30 Gulajawa.corp nih


Hari ketiga UAS 

Cerita berlanjut pada hari h-1 sebelum UAS ketiga ini, gue mencoba menghubungi pihak akademik untuk mengkonfirmasikan bahwa gue tidak masuk dalam daftar cekal, dan sesampainya di ruang akademik, pihak akademik meyakinkan gue kalau gue itu tidak termasuk dalam daftar cekal, dan seketika itu gue seneng dong, akhirnya gue gak kena cekal UAS SIG.

Tepat pada hari H ujian SIG berlangsung, gue masuk tepat waktu, dan satu persatu mahasiswa secara bergantian untuk masuk kedalam ruang ujian setelah nama dari masing-masing mahasiswa disebutkan oleh tim pengawas ujian dan dilakukan pemeriksaan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) dan pemeriksaan busana yang dipakainya. Singkat cerita nama gue dipanggil oleh timpengawas, sontak gue kaget dong, dan langsung melontarkan omongan ke beberapa temen kelas gue, “Lohhh ternyata gue gak kena cekal dong berarti”. Setelah itu gue tanpa basa basi lagi langsung memasuki ruang ujian dengan tertib dan tenang, seketika.. jengg jengg jengjengg ada seorang temen gue yang bernama Dicky Geraldi yang bernasib yang sama memanggil gue, “Hey jaw, bebas UAS kita jaw ngapain lu masuk”. Dan terjadi lagi..kisah lama yang mulai kembali...dan terjadi lagi....ehh malah nyanyi :V lanjut ah setelah itu gue dipanggil oleh tim pengawas memastikan bahwa gue ini terkena cekal kehadiran yang menandakan gue dilarang untuk mengikuti UAS ketiga ini, sedih banget kan disaat gue udah siap mengerjakan lembar demi lembar ujian, ehh malah dikeluarkan dari ruang ujian karena cekal kehadiran :’(

Satu kata buat UAS ketiga ini, AMAZING!

Akhir kata, Yuppp! Gue merasa pada UAS ketiga ini adalah dampak dari keterlambatan gue ketika memasuki jadwal praktikum pada pertemuan ke 14, yaah walaupun pertemuan tersebut adalah pertemuan terakhir gue. Sedih sih emang gue gak bisa ikut UAS dalam matakuliah Sistem Informasi Geografis (SIG).

Banyak faktor yang menyebabkan gue ini mengalami keterlambatan, salah satunya faktor pencarian tempat fotokopian untuk mencetak laporan akhir praktikum. Ahelah udah lah sedih banget pokoknya karena terlambat doang gue gabisa ikut UAS, walaupun keterlambatannya itu terlambat 10 menit.

Semoga cerita singkat ini dapat menghibur dan membawa info serta wawasan baru bagi para readers dalam blog gue yang sederhana ini, 

Sekian dari Ulasan Pena Kali ini , Semoga kita tetap dalam lindungan-Nya. Amiin!
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


1 comment: